KPU RI menggelar Konsolidasi Nasional KPU Se-Indonesia dari tanggal 21-24 September 2019 di Jakarta. Konsolidasi yang melibatkan 34 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota sei Indonesia. Ketua KPU RI membuka acara pada hari Sabtu, 21 September 2019 diberbagai tempat yang disediakan oleh panitia sesuai jadwal yang telah ditentukan. Peserta dibagi berdasarkan divisi, seperti Divisi Keuangan, Umum dan Logistik di Hotel Sultan, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM di Hotel Kartika Grogol, Divisi Teknis Penyelenggaraan di Hotel Shangri-La, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi di Hotel JW. Marriott, Divisi Hukum dan Pengawasan di Hotel Grand Sahid Jaya, dan Kesekretariatan di Hotel MCC Ancol.

Secara Umum acara konsolidasi nasional terbagi menjadi tiga hal, yaitu evaluasi pemilu 2019, Launching Pemilu Kepala Daerah 2020 dan pemberian Award kepada KPU Provinsi dan KPU kabupaten/Kota se-Indonesia.

Masing-masing divisi tentu mengevaluasi gelaran pemilu serentak 2019 sesuai dengan divisinya, karena kalau disatukan semuanya tidak akan efektif dan juga tidak ada tempat yang bisa menampung jumlah peserta tersebut.

Dalam kesempatan Konsolnas tersebut, KPU RI memberikan penghargaan (award) kepada KPU Provinsi Dan KPU Kabupaten/Kota yang dinilaiĀ  berprestasi. Terdapat beberapa award, antara lain, Sosialisasi dan Partisipasi, Kreativitas Iklan Layanan Masyarakat, DPT Berkualitas, Pemilu yang aksesible, Keterbukaan data dan informasi, Penyelenggara yang berintegritas , pengelolaan Logistik dan Inovasi Dan professional.

Pada saat pemberian award pada tanggal 23 September 2019, KPU Kota Jakarta Timur menyabet Terbaik I untuk KPU Kabupaten/Kota dalam kategori Pemilu Akses menyisihkan KPU Kota Bogor dan KPU Kota Yogyakarta di posisi III dan II.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka pelayanan dan akomodir pemilu akses untuk kaum disabilitas yang berimbas pada partisipasi kaum disabilitas pada pemilu 2019.

KPU Kota Jakarta Timur mempunyai data pemilih kaum disabilitas sebanyak 2858 yang terdaftar dalam DPT, namun ditambah DPK dan DPTb maka total pemilih disabilitas mencapai 3393 jiwa. Persentase pemilih terdapat dua kategori, meliputi DPT saja dan meliputi DPT, DPK dan DPTb, untuk kategori I total partisipasi adalah 95.13 % dan untuk kategori II persentase mencapai 80.13 %.

Previous articlePerihal Pilkada Daerah Istimewa dan Daerah Khusus: Aceh, DKI Jakarta, DIY dan Papua
Next articleKomisi II Setujui Pagu Anggaran KPU 2022