Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2019 adalah sebuah proses demokrasi untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024. Pemilihan umum ini dimenangkan oleh pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dengan perolehan suara 55,50%, diikuti oleh Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan perolehan suara 44,50%. Pemilihan ini dilaksanakan serentak dengan pemilihan umum legislatif.

Hasil dari pemilihan umum ini telah secara resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia pada Selasa, 21 Mei 2019 dini hari.[3] Namun hasil dari Pilpres ini tidak diterima oleh Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi karena dianggap penuh dengan ketidakadilan, kecurangan, dan kesewenang-sewenangan.[4] Untuk itu, BPN Prabowo-Sandi mengajukan gugatan sengketa hasil Pilpres kepada Mahkamah Konstitusi.[5]

Menurut Pasal 7 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, “Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.” Dengan demikian, Joko Widodo yang menjadi pemegang posisi Presiden Republik Indonesia untuk periode 2014–2019 berhak dan dapat mengajukan pencalonan kembali untuk pemilihan umum 2019 dengan masa jabatan 2019–2024. Presiden Joko Widodo kemudian telah mengumumkan secara resmi calon wakil presiden yang akan mendampinginya di pemilihan umum 2019 yaitu Profesor Doktor KH Ma’ruf Amin pada tanggal 9 Agustus 2018 di Jakarta.[6]

Pemerintah juga memunculkan ambang batas untuk pemilihan 2019, sehingga menurut Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Indonesia Effendi Ghazali, pemerintah dinilai membawa kepentingan partai politik.[7]

TipePaket APaket BPaket CPaket DPaket E
Ambang batas presiden20% (kursi)/25% (suara)0%10% (kursi)/15% (suara)10% (kursi)/15% (suara)20% (kursi)/25% (suara)
Ambang batas parlemen4%4%4%5%4%
Sistem pemiluterbukaterbukaterbukaterbukaterbuka
Besaran kursi3-103-103-103-83-10
Konversi suaraSainte-Laguë murniKuota HareKuota HareSainte-Laguë murniKuota Hare
Hasil 1PDI-P, Golkar, Nasdem,
Hanura, PKB, PPP
Gerindra, Demokrat, PKSPAN
Hasil 2Tidak ada

HASIL RESMI PEMILU 2019

CalonPasanganKoalisiSuara%
Joko WidodoMa’ruf AminKoalisi Indonesia Kerja85.607.36255,50
Prabowo SubiantoSandiaga UnoKoalisi Indonesia Adil Makmur68.650.23944,50
Total154.257.601100%
Suara sah154.257.60197,62
Suara tidak sah3.754.9052,38
Pemilih pengguna hak pilih158.012.50681,97
Pemilih golput32.757.82318,03
Pemilih terdaftar190.770.329

Dampak Pemilu 2019

Jumlah petugas penyelenggara Pemilu Serentak 2019 yang meninggal dunia secara keseluruhan mencapai 554 orang dan yang sakit 3.788 orang[44]. Dan ini menjadi korban yang terbesar di dalam Sejarah Pemilu di Indonesia. Hal ini diakibatkan banyaknya beban tugas yang ditanggung oleh petugas KPPS maupun dari pihak kepolisian, dari tugas penghitungan yang banyak dimulai dari suara Penghitungan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, DPRD, dan DPR, menjaga Kotak Surat Suara, serta pengantaran Logistik Pemilu.

Previous articlePEMILU 2014
Next articlePEMILU 2024