Berita Terkini

Pendidikan Demokrasi dan Sejarah Pemilu di Indonesia

KPU Kota Jakarta Timur menerima kunjungan edukatif dari mahasiswa-mahasiswi Universitas Kalbis selama tiga hari, pada Senin, Selasa, Rabu tanggal dua, tiga dan empat Maret 2026. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa mendapatkan materi mendalam mengenai Pendidikan Demokrasi dan Sejarah Pemilu di Indonesia guna memperkuat pemahaman mereka sebagai pemilih cerdas yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam bernegara. Kegiatan ini menindaklanjuti hasil nota kesepahaman antara KPU Kota Jakarta Timur dengan Univeristas Kalbis dimana salah satunya yaitu KPU Kota Jakarta Timur mengisi kelas pendidikan kewarganegaraan dengan isi tema Pendidikan Demokrasi dan Sejarah Pemilu di Indonesia. Pemateri pada kegiatan ini adalah Anggota KPU Kota Jakarta Timur Rio Verieza pada hari pertama dan kegita serta Carlos Kartika Yudha Paath pada hari kedua yang dilaksanakan melalui daring. Selain sesi materi, rangkaian acara dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Perjalanan Pemilu untuk melihat langsung rekam jejak pelaksanaan pesta demokrasi di tanah air dari masa ke masa. Melalui kolaborasi ini, diharapkan para mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat demokrasi di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

KPU Kota Jakarta Timur Berikan Bimbingan Teknis Pemira kepada Mahasiswa Universitas Saintek Muhammadiyah

Jakarta Timur, Rabu (11/02/2025) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur memberikan pembekalan bimbingan teknis (bimtek) kepada mahasiswa/i Universitas Saintek Muhammadiyah dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Raya (Pemira) untuk persiapan pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pendidikan demokrasi di lingkungan perguruan tinggi. Bimbingan teknis tersebut diikuti oleh panitia penyelenggara Pemira, perwakilan organisasi kemahasiswaan, serta mahasiswa yang terlibat dalam proses penyelenggaraan pemilihan. Materi yang disampaikan meliputi tata kelola pemilu yang transparan, akuntabel, profesional, serta teknis pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara sesuai prinsip-prinsip demokrasi. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Tedi Kurnia menegaskan pentingnya pemahaman sistem pemilu yang baik sejak dini, khususnya bagi generasi muda. “Pemilihan Raya mahasiswa bukan sekadar agenda rutin kampus, tetapi merupakan sarana pembelajaran demokrasi yang nyata. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa mampu menyelenggarakan pemilihan yang transparan, jujur, adil, dan bertanggung jawab,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa praktik demokrasi di kampus menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter kepemimpinan yang berintegritas. “Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Dengan memahami tata kelola pemilu yang profesional, mereka tidak hanya belajar menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga penyelenggara yang berintegritas,” tambahnya. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai tata kelola pemilu yang transparan, akuntabel, dan profesional. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi muda yang sadar demokrasi dan siap mengawal proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan kampus. Melalui sinergi antara lembaga penyelenggara pemilu dan institusi pendidikan, diharapkan nilai-nilai demokrasi dapat terus ditanamkan dan diimplementasikan secara konsisten, baik dalam lingkup kampus maupun kehidupan bermasyarakat secara luas.

KPU Jakarta Timur Terima Kunjungan dan Pengarahan Kepala Biro Logistik KPU RI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur menerima kunjungan dan pengarahan dari Kepala Biro Logistik KPU Republik Indonesia, Nurwakit Ali Yusron, pada Jum’at, 30 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor KPU Kota Jakarta Timur dan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Perjalanan Pemilu. Dalam arahannya, Nurwakit Ali Yusron menekankan pentingnya pengelolaan logistik dan barang yang ada di museum perjalanan pemilu dengan terencana, tertib, dan akuntabel. Sekretaris KPU Kota Jakarta Timur, Solahuddin, menyambut baik kunjungan dan pengarahan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan penguatan sekaligus motivasi bagi jajaran KPU Jakarta Timur dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan. “Arahan dari Kepala Biro Logistik KPU RI menjadi bekal penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan logistik dan barang museum perjalanan pemilu di Kota Jakarta Timur,” kata Solahuddin. Ia menambahkan, kunjungan ke Museum Perjalanan Pemilu juga memperkuat pemahaman jajaran KPU Jakarta Timur mengenai nilai-nilai demokrasi dan sejarah kepemiluan yang harus dijaga dan dilanjutkan. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam rangka menyelenggarakan pemilu yang jujur, adil, dan terpercaya. (pnd/parmas&sdm)

KPU Kota Jakarta Timur Laksanakan Audiensi Bersama SMK Mardhika

KPU Kota Jakarta Timur melaksanakan audiensi bersama SMK Mardhika pada Rabu (28/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU Kota Jakarta Timur dalam memperkuat sinergi dengan satuan pendidikan guna mendukung pendidikan pemilih dan peningkatan partisipasi demokrasi, khususnya bagi generasi muda. Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Tedi Kurnia, dan Sekretaris KPU Kota Jakarta Timur, Solahuddin. Pertemuan ini menjadi forum awal untuk membangun komunikasi dan koordinasi antara KPU Kota Jakarta Timur dan SMK Mardhika dalam rangka penguatan literasi demokrasi bagi peserta didik. Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Tedi Kurnia, menyampaikan bahwa peran satuan pendidikan sangat strategis dalam membentuk karakter pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan berintegritas. Melalui audiensi ini, diharapkan dapat terjalin kerja sama yang berkelanjutan dalam pelaksanaan program pendidikan pemilih di lingkungan sekolah. Senada dengan hal tersebut, Sekretaris KPU Kota Jakarta Timur, Solahuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan institusi pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi pemilih sejak usia dini. Kerja sama yang terbangun diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai demokrasi dan kepemiluan. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal terwujudnya kerja sama yang konstruktif antara KPU Kota Jakarta Timur dan SMK Mardhika dalam mendukung terciptanya pemilih pemula yang cerdas, berintegritas, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi. (pnd/parmas&sdm)

Rapat Koordinasi KPU Jakarta Timur untuk Tindak Lanjut Perjanjian Kerja Sama dengan Civitas Akademika

KPU Kota Jakarta Timur melaksanakan Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Perjanjian Kerja Sama bersama Universitas Kalbis dan Universitas Saintek Muhammadiyah pada Rabu (28/01/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi kelembagaan antara KPU Kota Jakarta Timur dengan perguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kepemiluan. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Tedi Kurnia, dan Sekretaris KPU Kota Jakarta Timur, Solahuddin. Pertemuan ini membahas langkah-langkah strategis sebagai tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang telah disepakati, khususnya dalam bidang pendidikan pemilih, penelitian kepemiluan, serta pengabdian kepada masyarakat. Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Tedi Kurnia, menyampaikan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat tercipta program-program edukatif dan riset yang berkontribusi pada peningkatan partisipasi dan literasi politik masyarakat, khususnya generasi muda. Sementara itu, Sekretaris KPU Kota Jakarta Timur, Solahuddin, menambahkan bahwa rapat koordinasi ini menjadi forum untuk menyamakan persepsi serta merumuskan rencana kerja yang konkret dan berkelanjutan. Dengan adanya sinergi yang baik, pelaksanaan program kerja sama diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Melalui rapat koordinasi ini, KPU Kota Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk institusi pendidikan, guna mendukung terciptanya penyelenggaraan pemilu yang demokratis, partisipatif, dan berintegritas. (pnd/parmas&sdm)

Tujuh PNS KPU Kota Jakarta Timur Dilantik sebagai Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum Tahun 2026

Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, Sekretariat KPU Provinsi/KIP Aceh, serta Sekretariat KPU/KIP Kabupaten/Kota Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan luring pada Kamis (22/01/2026). Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini merupakan bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan profesionalisme aparatur sipil negara di lingkungan KPU dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berintegritas dan berkualitas. Dalam sambutannya usai pelantikan, Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Bernad Dermawan Sutrisno, menekankan pentingnya peningkatan etos kerja, dedikasi, dan integritas bagi setiap Pegawai Negeri Sipil dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. “Sebagai aparatur sipil negara di lingkungan KPU, saudara-saudari dituntut untuk terus meningkatkan etos kerja, dedikasi, dan integritas. Jabatan fungsional ini bukan hanya amanah, tetapi juga tanggung jawab besar dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang profesional dan akuntabel,” ujar Bernad Dermawan Sutrisno. Pada kesempatan tersebut, tujuh Pegawai Negeri Sipil di lingkungan KPU Kota Jakarta Timur turut mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah/janji sebagai Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum. Adapun PNS yang resmi dilantik, yaitu Titok Eko Hartanto, Hendro Haryono, Elisa Miranda, Eliyanti, Dwi Aprilinasari, Mutiara Nuary Anhas, dan Windy Christiani. Dengan dilantiknya tujuh PNS KPU Kota Jakarta Timur sebagai Pejabat Fungsional Penata Kelola Pemilihan Umum, diharapkan dapat semakin memperkuat kinerja kelembagaan serta meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan pemilu di Kota Jakarta Timur, sejalan dengan prinsip profesionalitas, integritas, dan pelayanan publik yang prima. (pnd/parmas&sdm)