Data Pemilih Menjadi Unsur Terpenting Hadapi Pemilu 2024
Jakarta, jakartatimur.kpu.go.id - Jumat (30/09), KPU Kota Jakarta Timur menggelar Rapat Koordinasi Hasil Rekapitulasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Bulan September di Hotel Harper Cawang Jakarta.
Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Muhammad Tarmizi dan Deti Kurniawati, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Timur, perwakilan dari Kapolres Metro Kota Jakarta Timur, Dandim 0505 Kota Jakarta Timur, Suku Badan Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Timur, Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Administrasi Jakarta Timur, Kepala Lapas Cipinang, Kepala Lapas Pondok Bambu, Ketua Pusat Pemilihan Umum Akses Disabilitas Jakarta Timur, serta diikuti oleh Pengurus DPC Partai Politik tingkat Jakarta Timur.
Rakor Pemutakhiran DPB ini merupakan yang terakhir dan nantinya akan dilanjutkan dengan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih untuk Pemilu 2024.
Menurut Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Wage Wardana, Data Pemilih merupakan unsur terpenting dalam menghadapi pemilu.
"Karena melalui data pemilih ini kita bisa menentukan jumlah TPS, jumlah logistik, dan menjadi gambaran bagi partai politik untuk membuat strategi memenangkan pertarungan ini," jelas Wage.
Selain itu, Muhammad Tarmizi selaku Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta juga menyebutkan bahwa Pemutakhiran DPB merupakan hasil kerja yang tidak sia-sia. Karena nantinya hasil pemutakhiran DPB ini akan disandingkan dengan DP4 untuk mendapatkan data pemilih yang berkualitas.
"Data pemilih yang bagus adalah data yang memenuhi 3 unsur penting, yaitu komprehensif, akurat, dan mutakhir," tegasnya.
Seperti agenda rakor pemutakhiran DPB sebelumnya, Tedi Kurnia selaku Anggota Divisi Perencanaan Data dan Informasi menjelaskan materi mengenai data pemilih dan menjelaskan bahwa KPU Kota Jakarta Timur berhasil memutakhirkan data pemilih sebanyak 2.327.030 orang pada bulan September 2022. (hes)