Berita Terkini

KPU Jakarta Timur Hadiri Diskusi Publik tentang Tata Kelola Pemilu bersama NETGRIT

Jakarta -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur menghadiri diskusi publik bertajuk “Menjaga Integritas Pemilu dengan Perbaikan Tata Kelola Pemilu” yang diselenggarakan oleh Network for Democracy and Electoral Integrity (NETGRIT) pada Rabu (23/7/2025). Acara ini menjadi wadah penting untuk memperkuat komitmen terhadap pemilu yang jujur, adil, dan transparan melalui kolaborasi antara penyelenggara pemilu, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya. Diskusi ini secara khusus mengangkat pembelajaran dan rekomendasi kebijakan dari Gerakan JagaSuara2024, sebuah gerakan partisipatif yang digagas oleh NETGRIT. Gerakan ini bertujuan untuk memantau proses penghitungan suara dan rekapitulasi hasil pemilu serentak 2024 dengan data yang dikumpulkan melalui teknologi informasi berbasis mobile dan web, sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas proses pemilu. Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Bapak Tedi Kurnia, turut hadir dalam acara ini dan terlibat aktif dalam diskusi yang berlangsung dinamis. Dalam forum tersebut, beliau menyampaikan apresiasi atas peran masyarakat sipil dalam mendukung pengawasan partisipatif, serta menekankan pentingnya sinergi antara KPU dan publik dalam memperkuat kepercayaan terhadap hasil pemilu. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Komisioner KPU RI, Ibu Betty Epsilon Idroos, beserta para komisioner KPU dari wilayah Jabodetabek. Selain itu, dua tokoh penting yang pernah menjabat sebagai Komisioner KPU RI, Bapak Arief Budiman dan Bapak Hadar Nafis Gumay, turut hadir dan memberikan pandangan kritis serta reflektif terhadap praktik pemilu sebelumnya. Kehadiran mereka memperkaya diskusi dengan perspektif kelembagaan mengenai tantangan dan peluang dalam pengelolaan pemilu yang lebih baik di masa mendatang. (PND/Parmas&SDM)

KPU Kota Jakarta Timur di Kepulauan Seribu Ikuti Rapat Koordinasi Daerah dan Penguatan Kelembagaan

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur menghadiri Rapat Koordinasi Daerah dan Penguatan Kelembagaan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Kegiatan ini berlangsung pada 15–16 Juli 2025 di Kepulauan Seribu dan diikuti oleh seluruh jajaran KPU kabupaten/kota se-Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal penyelenggaraan pemilu. Seluruh komisioner KPU Kota Jakarta Timur turut hadir dalam kegiatan ini, termasuk Ketua Tedi Kurnia serta para anggota Carlos Yudha Paath, Fahrur Rohman, Rio Verieza, dan Marhadi. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat dalam menjalin sinergi antarlembaga dan meningkatkan profesionalitas dalam penyelenggaraan pemilu. Sekretaris KPU Kota Jakarta Timur, Solahuddin, juga turut mendampingi untuk memastikan dukungan administratif dalam kegiatan tersebut. Selama pelaksanaan, forum ini menjadi ruang diskusi strategis yang membahas berbagai isu krusial terkait pemilu. Mulai dari koordinasi teknis lintas wilayah hingga penguatan kapasitas kelembagaan, seluruh peserta terlibat aktif dalam merumuskan langkah-langkah konkret guna memperkuat sistem demokrasi di Daerah Khusus Jakarta. Forum ini juga menjadi sarana refleksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu sebelumnya. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi dan soliditas antar KPU kabupaten/kota se-Daerah Khusus Jakarta. KPU Kota Jakarta Timur menegaskan kembali komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menciptakan pemilu yang transparan, akuntabel, dan berintegritas demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas di tingkat lokal maupun nasional. (PND/Parmas&SDM)

Audiensi KPU Kota Jakarta Timur dengan Wali Kota untuk Perkuat Demokrasi Lokal

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur melaksanakan audiensi dengan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, pada Jumat (11/7/2025), bertempat di Kantor Wali Kota. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Tedi Kurnia, bersama para anggota komisioner, yakni Fahrur Rohman, Carlos Paath, dan Rio Verieza. Turut hadir mendampingi, Sekretaris KPU Kota Jakarta Timur, Solahuddin, beserta jajaran Kepala Subbagian (Kasubbag). Suasana audiensi berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, mencerminkan komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat demokrasi di tingkat lokal. Audiensi ini menjadi bagian dari langkah strategis KPU Kota Jakarta Timur dalam menjalin kemitraan lintas sektor guna memperkuat pelaksanaan program-program kepemiluan. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pengembangan Museum Perjalanan Pemilu sebagai sarana edukatif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sejarah dan proses demokrasi di Indonesia. Museum ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang interaktif dan terbuka bagi publik, khususnya generasi muda. Selain itu, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang akurat dan transparan. KPU Kota Jakarta Timur menekankan perlunya dukungan dari Pemerintah Kota dalam menyinergikan data kependudukan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemutakhiran data. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat integritas data pemilih serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pemilu. Wali Kota Jakarta Timur, menyambut baik inisiatif dan program strategis yang disampaikan oleh KPU Kota Jakarta Timur. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk mendukung penuh kegiatan KPU, khususnya dalam hal fasilitasi edukasi pemilih dan pemeliharaan data kepemiluan. Menurut beliau, sinergi yang kuat antara KPU dan Pemkot merupakan kunci terciptanya tata kelola demokrasi yang partisipatif dan berkelanjutan. Dengan terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang konstruktif dalam audiensi ini, KPU Kota Jakarta Timur optimis bahwa upaya pembangunan ekosistem pemilu yang inklusif dan berkualitas dapat terwujud. Apresiasi dan terima kasih disampaikan kepada Wali Kota Jakarta Timur atas dukungan yang diberikan. Ke depan, KPU berharap kerja sama ini dapat terus diperluas dalam berbagai program kepemiluan lainnya demi memperkuat demokrasi di wilayah Jakarta Timur. (PND/Parmas&SDM)

Sinergi KPU Kota Jakarta Timur dan KPU RI dalam Pengembangan Museum Nasional Perjalanan Pemilu

Jakarta - Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur menghadiri Rapat Hasil Penghimpunan Barang Museum Nasional Perjalanan Pemilu yang diselenggarakan oleh KPU RI pada Rabu (9/7/.2025). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya pelestarian sejarah pemilu di Indonesia, yang dikemas dalam bentuk edukasi publik melalui pengembangan museum nasional bertema demokrasi. Museum ini diharapkan menjadi wadah informasi sekaligus refleksi atas perjalanan demokrasi bangsa. Dalam rapat tersebut, Sekretaris KPU Kota Jakarta Timur, Solahuddin, M.T.I berkesempatan menyampaikan berbagai langkah konkret yang telah dilakukan untuk mendukung pengembangan museum pemilu di tingkat lokal. Ia memaparkan inisiatif pengumpulan artefak pemilu, seperti surat suara, logistik pemilu lama, dan dokumentasi kegiatan, yang menjadi bagian dari sejarah demokrasi lokal. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjadikan museum sebagai ruang edukasi yang mudah diakses oleh publik, khususnya generasi muda. Lebih lanjut, Sekretaris KPU Kota Jakarta Timur menegaskan bahwa pengelolaan museum pemilu memerlukan pendekatan berkelanjutan. Tidak hanya sebatas pengumpulan benda bersejarah, tetapi juga mencakup upaya digitalisasi koleksi, pengembangan kurikulum edukatif, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan komunitas masyarakat. Tujuannya adalah menjadikan museum sebagai ruang pembelajaran aktif yang menumbuhkan kesadaran demokrasi. Sementara itu, Deputi Bidang Dukungan Teknis KPU RI, Eberta Kawima, dalam rapat ini menyampaikan bahwa Museum Nasional Perjalanan Pemilu diharapkan menjadi simbol penting dalam pelestarian sejarah dan budaya demokrasi Indonesia. Menurutnya, museum ini akan menjadi bagian dari program prioritas nasional unggulan KPU RI dalam mendukung pendidikan pemilih dan menciptakan masyarakat yang lebih sadar serta aktif dalam proses demokrasi. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara KPU RI dan KPU daerah dalam mengembangkan sarana edukasi demokrasi yang berbasis sejarah. Kehadiran Sekretariat KPU Kota Jakarta Timur menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung program nasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi KPU lainnya dalam membangun ruang-ruang pembelajaran demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan. (PND/Parmas&SDM)

KPU Jakarta Timur Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan II Tahun 2025

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur menggelar Rapat Koordinasi dan Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2025 pada Rabu (2/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di Kantor KPU Kota Jakarta Timur dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari wilayah setempat. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Tedi Kurnia, yang didampingi oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Fahrur Rohman, serta para komisioner lainnya yaitu Rio Verieza dan Carlos Paath. Dalam sambutannya, Tedi Kurnia menegaskan pentingnya agenda ini dalam menjaga kualitas dan integritas data pemilih. "Agenda ini sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga akurasi data pemilih yang berkelanjutan dan transparan untuk kebutuhan stakeholder terkait di Kota Jakarta Timur," ujarnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KPU dalam memastikan bahwa data pemilih selalu diperbarui dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Hasil rekapitulasi ini nantinya akan menjadi dasar bagi persiapan penyelenggaraan pemilu mendatang di wilayah Jakarta Timur. Melalui forum ini, KPU berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat, guna mewujudkan pemilu yang demokratis, inklusif, dan terpercaya. (PND/Parmas&SDM)

KPU Kota Jakarta Timur Ikuti Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB)

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Daerah Khusus Jakarta menyelenggarakan rapat koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) pada Rabu (25/06/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU untuk memastikan data pemilih di wilayah Jakarta tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan menjelang tahapan-tahapan pemilu mendatang. Rapat berlangsung di kantor KPU Provinsi dan diikuti oleh seluruh jajaran KPU Kota se-Jakarta. Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Komisioner KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta yang juga menjabat sebagai Ketua, Wahyu Dinata. Dalam sambutannya, Wahyu menekankan pentingnya konsistensi dalam proses pemutakhiran data pemilih serta koordinasi antarwilayah agar tidak terjadi perbedaan data yang dapat memicu persoalan dalam pelaksanaan pemilu. Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran KPU Kota terus menjalin komunikasi aktif dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Turut hadir dalam rapat Koordinasi ini Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi sekaligus Komisioner KPU Kota Jakarta Timur, Fahrur Rohman. Fahrur menyampaikan laporan mengenai kondisi terkini data pemilih di wilayah Jakarta Timur serta tantangan yang dihadapi dalam proses pemutakhiran. Ia menyoroti perlunya sinergi lebih lanjut dengan lembaga-lembaga terkait untuk meminimalkan potensi data ganda atau tidak valid. Dalam forum ini, seluruh perwakilan KPU Kota memaparkan hasil pemutakhiran data pemilih di wilayah masing-masing dan menyampaikan temuan-temuan teknis yang perlu ditindaklanjuti. Beberapa isu strategis seperti perpindahan penduduk, pendataan pemilih pemula, serta pencoretan data pemilih meninggal dunia menjadi perhatian utama dalam diskusi. Rapat ini juga menjadi momentum evaluasi berkala untuk memastikan bahwa program PDPB berjalan sesuai standar dan mekanisme yang ditetapkan oleh KPU RI. Dengan terlaksananya rapat koordinasi ini, KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas data pemilih sebagai pondasi utama terselenggaranya pemilu yang jujur, adil, dan demokratis. Proses pemutakhiran yang berkelanjutan diharapkan dapat membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemilu dan memperkuat kualitas demokrasi di Jakarta. (PND/ParmasSDM)