Berita Terkini

KPU Jakarta Timur dan Dukcapil Gelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur menggelar rapat koordinasi bersama Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur pada Rabu (10/9/2025), dalam rangka mendukung program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini bertujuan untuk menyinergikan data administrasi kependudukan dengan data pemilih, guna menghasilkan daftar pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan administratif. Hadir dalam rapat tersebut Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Bapak Tedi Kurnia, beserta para anggota: Bapak Fahrur Rohman, Bapak Marhadi, dan Bapak Carlos Kartika Yudha Paath. Mereka turut didampingi oleh jajaran Sekretariat KPU Kota Jakarta Timur, yaitu Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) Bapak Triyantoro, serta staf pendukung lainnya. Kehadiran penuh dari jajaran komisioner dan sekretariat menunjukkan keseriusan KPU dalam memperkuat tata kelola data pemilih secara berkelanjutan. Dalam rapat ini, kedua instansi membahas sejumlah hal penting, seperti mekanisme pertukaran dan pemadanan data, pencocokan elemen data kependudukan, serta penanganan perubahan status pemilih seperti pindah domisili, meninggal dunia, atau perubahan status TNI/Polri. Melalui sinergi ini, diharapkan proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan lebih efisien dan akurat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penyusunan daftar pemilih. Kolaborasi antara KPU dan Dukcapil ini menjadi bagian penting dari komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang inklusif, partisipatif, dan berkualitas. Data pemilih yang valid menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan pemilu yang demokratis. KPU Jakarta Timur terus mendorong peningkatan koordinasi lintas sektor sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap warga negara yang memenuhi syarat terjamin hak pilihnya dalam pemilu mendatang. (PND/Parmas&SDM)

KPU Jakarta Timur Gelar Coktas di Kelurahan Kebon Pala

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur melaksanakan kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) di Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Rabu (10/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis KPU untuk memastikan keakuratan dan validitas data pemilih menjelang pelaksanaan pemilu. Dengan memastikan data pemilih yang mutakhir dan akurat, KPU berkomitmen untuk menyelenggarakan pemilu yang demokratis, inklusif, dan berkualitas. Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Bapak Tedi Kurnia, bersama anggota Bapak Fahrur Rohman dan Bapak Carlos Kartika Yudha Paath, turut hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut serta diterima oleh Lurah Kebon Pala Faisal Rizal dan Sekretaris Kelurahan bersama Kasie Pemerintahan. Kehadiran mereka menjadi simbol nyata komitmen KPU dalam memastikan setiap warga yang memiliki hak pilih tercatat secara benar dan akurat dalam daftar pemilih. Dalam kegiatan ini, mereka juga meninjau langsung proses pencocokan data serta memberikan arahan kepada petugas di lapangan. Turut hadir pula dalam kegiatan ini Anggota Bawaslu Jakarta Timur, Bapak Taufiq Hidayatulloh, beserta jajaran pengawas lainnya. Kehadiran Bawaslu memberikan dukungan dari sisi pengawasan agar proses Coktas berjalan sesuai prosedur dan prinsip integritas. KPU dan Bawaslu berharap sinergi ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penyusunan daftar pemilih serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memastikan hak pilihnya terlindungi. (PND/Parmas&SDM)

Bawaslu Berikan Penghargaan Untuk KPU Jakarta Timur Dalam Penguatan Kelembagaan Pengawasan Pemilu

Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur menunjukkan komitmen kuat terhadap transparansi dan integritas pemilu dengan berpartisipasi aktif dalam acara Penguatan Kelembagaan Pengawasan Pemilu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Jakarta Timur pada Jumat (29/8/2025). Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat kerja sama antara KPU dan Bawaslu dalam rangka memperkuat pengawasan serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di wilayah Jakarta Timur. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Bapak Tedi Kurnia, menerima penghargaan atas dedikasinya dalam mengawal proses pemilu secara profesional dan berintegritas. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas sinergi yang terjalin erat antara KPU dan Bawaslu dalam memastikan pelaksanaan pemilu berjalan sesuai asas luber dan jurdil. Dalam sambutannya, Bapak Tedi Kurnia menyampaikan, “Sinergi antara KPU dan Bawaslu bukan hanya soal koordinasi teknis, tetapi tentang komitmen bersama menjaga marwah demokrasi. Tanpa pengawasan yang kuat, pemilu hanya menjadi prosedur tanpa makna.” Acara juga menghadirkan sesi diskusi yang mengangkat tema penting: “Menguatkan Kewenangan Bawaslu dalam Penanganan Pelanggaran Administrasi Pilkada Pasca Putusan MK.” Diskusi ini menghadirkan narasumber berkompeten seperti Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, serta anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Bapak Burhanuddin dan Bapak Sahroji. Mereka membahas implikasi putusan Mahkamah Konstitusi terhadap penguatan peran Bawaslu dalam menangani pelanggaran administrasi pemilu secara lebih efektif dan berkeadilan. Melalui diskusi yang konstruktif ini, para peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika hukum dan kelembagaan dalam pengawasan pemilu. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya pemilu yang lebih bersih, transparan, serta memperkuat demokrasi substantif di tingkat lokal maupun nasional. (PND/Parmas&SDM)

KPU Jakarta Timur Lakukan Coktas untuk Pemutakhiran Data Pemilih di Cilangkap

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur menggelar kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) sebagai bagian dari upaya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (27/8/2025) di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung. Tujuannya adalah untuk memastikan data pemilih yang akurat dan terpercaya guna mendukung proses demokrasi yang transparan, partisipatif, dan berkualitas. Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Tedi Kurnia, bersama dua anggota KPU lainnya, Fahrur Rohman dan Rio Verieza, turun langsung ke lapangan dalam kegiatan ini. Mereka melakukan pendataan dan verifikasi dengan saksama, sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas data pemilih. Proses ini juga mendapat pengawasan langsung dari Bawaslu Jakarta Timur, yang diwakili oleh Taufik Hidayatulloh, guna memastikan integritas dan transparansi kegiatan. Kegiatan Coktas kali ini turut mendapat perhatian dari KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Dua anggota komisioner, Fahmi Zikrillah dan Nelvia Gustina, hadir secara langsung untuk memantau jalannya proses. Dalam kesempatan tersebut, Fahmi menekankan pentingnya kegiatan ini untuk mencegah warga kehilangan hak pilih akibat data yang tidak sesuai, "Banyak temuan di lapangan terkait ketidaksesuaian data pemilih sehingga perlu di update dan diperbarui agar mereka tidak kehilangan hak pilih pada pemilu berikutnya" ungkap Fahmi. Dengan keterlibatan langsung dari berbagai pihak, pelaksanaan Coktas diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperbaiki kualitas daftar pemilih di Jakarta Timur. Kehadiran komisioner KPU dari tingkat kota hingga provinsi menunjukkan sinergi antar-lembaga dalam menyukseskan tahapan pemilu. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pemutakhiran data pemilih adalah fondasi penting menuju pemilu yang adil dan akuntabel. KPU Jakarta Timur terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses ini. Warga diimbau untuk memastikan data mereka sudah tercatat dengan benar dan segera melapor jika terdapat kekeliruan. Dengan partisipasi yang inklusif, diharapkan setiap suara benar-benar terwakili dalam pemilu mendatang, demi mewujudkan demokrasi yang kuat dan berintegritas. (PND/Parmas&SDM)

KPU Jakarta Timur Gelar FGD Desain Surat Suara Ideal untuk Pemilu Demokratis

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Desain Surat Suara Ideal untuk Pemilu Demokratis” pada Jumat (22/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KPU dalam meningkatkan kualitas pemilu yang inklusif, transparan, dan partisipatif, khususnya di wilayah Jakarta Timur. Diskusi ini digelar dengan melibatkan berbagai pihak sebagai bentuk komitmen untuk terus menyempurnakan aspek teknis penyelenggaraan pemilu. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Bapak Tedi Kurnia. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya desain surat suara yang mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan pemilih pemula. Turut hadir pula Ketua KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Bapak Wahyu Dinata, yang memberikan apresiasi atas inisiatif KPU Jakarta Timur dalam mendorong dialog terbuka mengenai inovasi desain surat suara. FGD ini menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang kepemiluan, yakni Bapak Dody Wijaya selaku Anggota KPU Provinsi Daerah Khusus Jakarta, serta Bapak Nurdin yang merupakan Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Periode 2018–2023. Kedua narasumber berbagi pengalaman serta pandangan mengenai tantangan dan peluang dalam merancang surat suara yang efektif dan adil, termasuk bagaimana surat suara dapat menjadi alat yang mendukung keterlibatan pemilih secara maksimal. Melalui diskusi yang berlangsung secara interaktif dan konstruktif, para peserta diharapkan dapat memberikan masukan yang berharga untuk pengembangan desain surat suara yang lebih ramah pemilih. Hasil dari FGD ini akan menjadi rekomendasi penting bagi KPU dalam menyusun kebijakan teknis kepemiluan ke depan, guna memastikan setiap suara warga benar-benar terwakili dalam proses demokrasi. (PND/Parmas&SDM)

KPU Kota Jakarta Timur Laksanakan Coktas PDPB di Kelurahan Utan Kayu Utara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur melaksanakan kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) pada Kamis (21/8/2025), bertempat di Kelurahan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KPU dalam menjaga dan meningkatkan kualitas data pemilih menjelang tahapan Pemilu dan Pilkada selanjutnya. Pelaksanaan Coktas dilakukan dengan metode sampling dan difokuskan pada pemilih yang tidak memenuhi syarat, khususnya yang telah meninggal dunia. Proses ini bertujuan untuk menjaga akurasi dan validitas daftar pemilih, serta meminimalisir potensi permasalahan pada hari pemungutan suara. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah proaktif KPU dalam menjamin setiap warga negara yang berhak dapat menggunakan hak pilihnya secara sah. Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Tedi Kurnia, yang turut terjun langsung ke lapangan, menemukan adanya ketidaksesuaian data pemilih. Salah satu pemilih yang sebelumnya tercatat telah meninggal, ternyata masih dalam kondisi hidup. Temuan ini akan segera ditindaklanjuti oleh Fahrur Rohman, Anggota KPU Kota Jakarta Timur yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, untuk kemudian dilaporkan secara resmi kepada KPU RI sebagai bahan evaluasi dan perbaikan data. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Jakarta Timur terus mendorong terwujudnya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif. KPU juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait perubahan data kependudukan. Kolaborasi dan sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat sangat diperlukan agar setiap suara memiliki perlindungan hukum yang adil dalam proses demokrasi. (PND/Parmas&SDM)