Berita Terkini

Audiensi KPU Kota Jakarta Timur Dengan Polres Metro Jakarta Timur : Membangun Kerjasama Solid Dalam Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024

Jakarta 28 Juni 2022, KPU Kota Jakarta Timur melakukan Audiensi dengan Polres Metro Jakarta Timur dalam rangka persiapan pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 bertempat di Ruang Rapat Polres Metro Jakarta Timur. Dimana terdapat agenda penting dalam pertemuan singkat tersebut mengenai isu strategis terkait pelaksanaan pemilu dan pemilihan serentak Tahun 2024 yakni terkait dengan pengamanan pelaksanaan pemilu dan pemilihan pada tempat-tempat rawan konflik dan tempat yang cenderrung memiliki polaritas yang tinggi.   Pada kesempatan tersebut Ketua KPU Kota Jakarta Timur Wage Wardana menyampaikan point-point strategis dalam menyongsong pemilu dan Pemilihan serentak Tahun 2024 salah satunya adalah terkait dengan pengamanan logistik penyimpanan serta lokasi rawan polaritas ketika pelaksanaan pemilu dan pemilihan serentak 2024. Pada kesempatan yang sama Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Budi Sartono, SIK.,M.Si.,M.Han menyatakan bahwa polres metro Jakarta Timur siap membantu menyukseskan tahapan hingga selesai serta akan mengoptimalkan jajarannya untuk melakukan pengamanan dalam pelaksanaan pemilu dan pemillihan serentak mulai dari persiapan hingga selesai tahapan.   Masalah yang kerap terjadi juga di ungkapkan Tedi Kurnia Anggota KPU Kota Jakarta Timur yakni terkait dengan persoalan pemutakhiran daftar pemilih khususnya lapas rutan dimana elemen data yang dibutuhkan KPU Kota Jakarta Timur kerap kurang dan butuh waktu dalam melengkaopi data yang kurang tersebut, selain itu permasalahan yang utama juga mengenai pembentukan TPS atau pemetaan TPS memiliki polaritas yang tinggi yang berpotensi mengurangi angka partisipasi pemilu padahal pemetaan TPS memperhatikan beberapa hal yang penting seperti administrasi kependudukan, aspek geografis dan konsisi sosial yang ada dalam masyarakat.   Penyelesaian masalah dalam hal pemilu memang membutuhkan dukungan dan kerjaama semua pihak baik penyelenggara peserta stakeholder maupun masyarakat sebagai pemilih dalam hal ini tentu butuh effort yang lebih sehingga dapat terjalin kematangan koordinasi di semua elemen tersebut. Kota Jakarta Timur merupakan kota dengan pemilih terbesar di DKI Jakarta dan terbesar kedua se-Indonesia maka perlu sosialisasi yang gencar agar angka partisipasi saat pemilu tinggi. Pada Tahun 2019 KPU Kota Jakarta Timur memiliki angka partisipasi yang cukup tinggi di atas 80% dari jumlah pemilih yang berada di atas angka 2juta lebih hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi KPU Kota Jakarta Timur berhasil membangun kesadaran politik masyarakat dengan menggunakan hak pilihnya di pemilu atau pemilihan.   Diantara 10 kecamatan terdapat 3 kecamatan terbesar di Kota Jakarta timur yakni Cakung, Duren Sawit dan Jatinegara setiap wilayah memiliki tantangan tersendiri dalam tahapan pemilu, sebagai contoh di kecamatan Jatinegara memiliki 2 Lapas dan 1 Rutan di wilayah Cipinang kemudian terdapat kampus yang direncanakan didirikan TPS yakni STIS sekolah kedinasan BPS yang berada di wilayah Bidara Cina Kecamatan Jatinegara hal ini kerap menimbulkan sebuah tantangan yang mungkin akan berpengaruh kepada para peserta pemilu maka focus akan tertuju pada wilayah yang khususnya memiliki rutan atau lapas. Selain rutan dan lapas wilayah yang senketa atau wilayah yang diragukan untuk mendata (grey area) yang paling menonjol adalah tanah yang berada di kelurahan Cipinang Melayu Kecamatan Makasar.   Tekanan-tekanan politik memang kuat ditambah dengan pelaksanaan pemilu dan pemilihan secara serentak dalam satu tahun dengan namun SDM KPU Kota Jakarta Timur siap melakukan persiapan menuju tahapan dengan siap berintegritas 24 jam dimulai dengan piket berjalan terhitung setelah peluncuran tahapan pemilu dan pemilihan serentak pada tanggal 14 Juni 2022. (hm)

Tanda Tangan MoU Kerjasama dengan STIH IBLAM, Kolaborasi KPU Jakarta Timur di Bidang Pendidikan

Jakarta, jakartatimur.kpu.go.id  –  KPU Kota Jakarta Timur melakukan penandatanganan  Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) dan Perjanjian Kerja Samadengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM Jakarta, Selasa (28/06/2022). Acara penandatanganan digelar di Kampus A STIH IBLAM yang beralamatkan di Jalan Kramat Raya No. 25, Senen, Jakarta Pusat ini dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, beserta civitas akademika STIH IBLAM, Ketua beserta Anggota KPU Kota Jakarta Timur, dan Sekretaris beserta Kasubag Hukum & SDM dan Staf Hukum & SDM KPU Kota Jakarta Timur. Penandatanganan MOU & Kerja Sama antara KPU dan STIH IBLAM ini merupakan bentuk kerjasama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.   Adapun ruang lingkup kerjasama antara STIH IBLAM dengan KPU meliputi kolaborasi penelitian, penyelenggaraan kegiatan ilmiah, dan rancangan kegiatan lainnya, "Saya harap dengan adanya penandatanganan kerja sama ini, STIH IBLAM dapat ikut serta dalam pembangunan bangsa Indonesia," ucap Dr. Gunawan Nachrawi selaku Ketua STIH IBLAM.   Wage Wardana selaku Ketua KPU Jakarta Timur mengaku sangat terbuka dengan adanya kolaborasi dengan lembaga-lembaga lain, khususnya di bidang pendidikan, "Kami sangat senang dan terbuka dengan adanya kegiatan yang bersifat positif seperti ini. Di kami, data Pemilu itu lengkap. Jadi jika ada yang memerlukan data tersebut sebagai bahan penelitian, kami sangat terbuka," ujar Wage. (hes)

Rapat Pleno Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Bulan Juni 2022

KPU Kota Jakarta Timur menggelar Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) dengan Stakeholder Tingkat Kota Jakarta Timur Bulan Juni 2022, Kamis (23/06/22). Rapat Koordinasi digelar secara luring di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor KPU Kota Jakarta Timur. Rapat Koordinasi dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Jakarta Timur, Sekretaris dan Sekretariat KPU Kota Jakarta Timur, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Timur. Turut hadir pula para stakeholder yang terdiri dari Anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Nurdin ,Perwakilan Polres Metro Jakarta Timur, Perwakilan Kodim Kota Jakarta Timur, Perwakilan Kesbangpol Kota Jakarta Timur, Perwakilan Sudin Dukcapil Kota Jakarta Timur,Perwakilan KA Lapas/Rutan se- Kota Jakarta Timur, dan Pengurus Partai Politik tingkat Kota Jakarta Timur. Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Wage Wardana dalam sambutan pembukaanya mengatakan dengan resminya tahapan dimulai, menjadi pertanda demokratisasi dan pendidikan demokrasi sudah di-launching juga, ujar Wage. Menurut Wage, Terkait hak memilih seseorang sekarang KPU mempunyai  aplikasi LindungiHakmu yang merupakan adalah salah satu aplikasi/instrumen  KPU RI untuk mengetahui posisi data pemilih berkelanjutan per hari, jadi bisa diunduh dari gadget semua orang aplikasi Lindungi Hakmu dan bisa eksplor menu serta fasilitasnya. Diharapkan aplikasi LindungiHakmu sudah dikenal oleh para stakeholder dan bisa menyebarkan informasi meneganai hal ini bisa lewat social media atau media lain. Aplikasi ini diharapkan dapat menguji keabsahan data pemilih kita, Ujar Wage Perlu diketahui, Rapat Koordinasi DPB merupakan agenda rutin KPU Kota Jakarta Timur. Rakor DPB digelar setiap 3 bulan sekali sesuai dengan arahan KPU RI dalam Surat Edaran nomor 366. Pemutakhiran DPB yang dilakukan KPU Kota Jakarta Timur bersumber dari data kependudukan yang diberikan oleh Sudin Dukcapil Kota Jakarta Timur. Dari data tersebut, KPU Kota Jakarta Timur mengkategorikan penduduk yang masuk dalam pemilih baru (pendatang dan pemilih pemula) atau pemilih tidak memenuhi syarat (Polri/TNI, meninggal dunia, dan pindah). Tedi Kurnia selaku Anggota KPU Kota Jakarta Timur Divisi Perencanaan Data dan Informasi mengatakan bahwa data keseluruhan yang berhasil dimutakhirkan KPU Kota Jakarta Timur bulan Juni 2022 mencapai 2.247.327 Pemilih.

Terima Audiensi DPC PERMAHI, KPU Kota Jakarta Timur Bagikan Penjelasan Seputar Tahapan Pemilu 2024

Jakarta, jakartatimur.kpu.go.id  – Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Jakarta Timur mendatangi kantor KPU Kota Jakarta Timur, Jumat (17/06). Kedatangan DPC PERMAHI Jakarta Timur disambut hangat oleh Ketua beserta jajaran Anggota KPU Kota Jakarta Timur dan Sekretaris yang didampingi oleh Kasubbag Hukum dan SDM KPU Kota Jakarta Timur. Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Wage Wardana mengatakan bahwa KPU Kota Jakarta Timur sangat terbuka dengan diskusi apapun terutama mengenai Pemilu 2024 yang sudah dimulai tahapannya. "Sudah seharusnya Pemilu diselenggarakan 5 tahun, dan saat ini KPU sedang melanjutkan amanah konstitusinya," terang Wage. Wage juga menambahkan bahwa penyelenggara Pemilu baik KPU, Bawaslu, maupun DKPP membutuhkan dukungan dari masyarakat untuk menyukseskan Pemilu dan mewujudkan pemerintahan yang baik.  Muhammad Amir Rahayaan, Ketua DPC PERMAHI Jakarta Timur berterima kasih bahwa rombongannya diterima dengan baik oleh KPU Kota Jakarta Timur.  Amir mengatakan bahwa kedatangannya bertujuan untuk melakukan silaturahmi dan audiensi terkait Pemilu 2024.  "Kunjungan ini merupakan bentuk agenda kami untuk menyampaikan program kerja dalam pertemuan bersama BEM Fakultas Hukum se-Jakarta Timur," tegas Amir. Amir juga menyampaikan bahwa rombongannya ingin mengetahui seputar tugas dan wewenang KPU, serta peran KPU dalam verifikasi partai politik. "Mengingat hadirnya 75 partai politik yang telah ditetapkan oleh Kemenkumham, kami dikagetkan dengan adanya partai yang bernama Partai Mahasiswa Indonesia. Kami juga bertanya-tanya apakah partai ini merupakan representasi mahasiswa atau bukan. Nah, di sini kami ingin mendengar tanggapan dari KPU," jelas Amir.  Mendengar dari pertanyaan tersebut, Anggota KPU Kota Jakarta Timur Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Suhanda menjelaskan bahwa partai politik yang terdaftar di Kemenkumham tidak semuanya bisa ikut Pemilu 2024. Karena ada tahapan verifikasi yang harus dipenuhi oleh parpol.  "Salah satu syaratnya adalah partai politik memiliki kepengurusan di 34 provinsi, 75% jumlah kabupaten/kota, 50% kecamatan. Dan tentu masih ada syarat lain yang harus dipenuhi," jelas Suhanda. Suhanda juga menjelaskan bahwa sistem verifikasi parpol untuk Pemilu 2024 adalah melalui SIPOL (Sistem Informasi Partai Politik) yang dipegang oleh KPU RI.  Selain pembahasan mengenai partai politik, KPU Kota Jakarta Timur juga memberikan penjelasan mengenai pembagian tugas dan wewenang KPU serta mensosialisasikan PKPU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2024. (hes)

Tahapan Pemilu 2024 Resmi Dimulai, KPU Kota Jakarta Timur Gelar Nobar Peluncuran bersama Stakeholder

Tahapan Pemilu 2024 telah dimulai hari ini, Selasa (14/06). Untuk menyambutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur gelar nonton bareng Peluncuran Tahapan Pemilu 2024 bersama para stakeholder di Aula Kantor KPU Kota Jakarta Timur. Acara Peluncuran Tahapan Pemilu 2024 dimulai pada pukul 19.00 WIB, namun KPU Kota Jakarta Timur mengawalinya dengan Rangkaian Sosialisasi PKPU tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2024 serta simulasi Aplikasi LindungiHakmu mulai pukul 15.30 WIB. Acara dihadiri oleh para stakeholder yang terdiri dari perwakilan Walikota Jakarta Timur, Dandim Kota Jakarta Timur, Kapolres Kota Jakarta Timur, Ketua Bawaslu Jakarta Timur, Kasudin Dukcapil Kota Jakarta Timur, Kesbangpol Kota Jakarta Timur, dan Ketua Partai Politik tingkat Kota Jakarta Timur.   Acara Peluncuran Tahapan Pemilu 2024 ini merupakan sebuah momentum bagi penyelenggara Pemilu khususnya KPU untuk saling menguatkan solidaritas. "Acara peluncuran tahapan ini membuktikan bahwa Pemilu tetap dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Mari kita mulai hangatkan iklim demokrasi dengan menguatkan solidaritas untuk menyukseskan pemilu 2024," ujar Wage Wardana selaku Ketua KPU Kota Jakarta Timur. Wage juga mengajak para stakeholder untuk sama-sama berjuang menyukseskan seluruh tahapan Pemilu 2024. Dalam acara ini, para stakeholder juga telah berkomitmen bahwa mereka mendukung penuh seluruh tahapan Pemilu 2024. "Kami, Pemerintah Kota, sangat mendukung seluruh Tahapan Pemilu 2024. Dan anggota kami siap membantu dalam semua Tahapan Pemilu," kata Jarden Pakpahan selaku perwakilan Walikota Jakarta Timur.   Selain itu, Kapolres dan Dandim Kota Jakarta Timur juga berkomitmen akan selalu mendukung dan berharap seluruh tahapan Pemilu dapat berjalan dengan aman hingga akhir. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan Sosialisasi PKPU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2024 dan simulasi aplikasi LindungiHakmu oleh Tedi Kurnia selaku Anggota KPU Kota Jakarta Timur. Acara berjalan dengan lancar hingga sampai di acara inti yaitu nobar acara peluncuran tahapan Pemilu melalui media Zoom yang dimulai pukul 19.00 WIB. (hes)

Gelar Apel Pagi secara Luring, KPU Kota Jakarta Timur Siapkan Diri Memasuki Tahapan Pemilu

Jakarta, jakartatimur.kpu.go.id  – Komisi Pemilihan Umum Kota Jakarta Timur melaksanakan Apel Pagi secara luring untuk ketiga kalinya, Senin (13/6).  Pelaksanaan Apel ini merupakan himbauan dari KPU RI untuk seluruh satuan kerja baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota dengan memperhatikan status pandemi di masing-masing wilayah. Berdasarkan Inmendagri Nomor 29 Tahun 2019, Kota Jakarta Timur yang masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta berada di PPKM level 1, yang berarti perkantoran non esensial termasuk KPU sudah menerapkan WFO (Work From Office) 100%. Pelaksanaan Apel dimulai pukul 08.30 WIB di halaman Kantor KPU Kota Jakarta Timur dan diikuti oleh seluruh Komisioner maupun jajaran Sekretariat KPU Kota Jakarta Timur. Henny Yudhi Rachmi, Sekretaris KPU Kota Jakarta Timur, selaku Pembina Apel hari ini berpesan agar seluruh peserta untuk menjaga kesehatan dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. "Tetap dijaga kesehatannya, karena pandemi Covid-19 masih belum usai. Apalagi sebentar lagi kita akan memasuki tahapan Pemilu," ujar Henny. Selain itu, Henny juga mengatakan bahwa besok malam (Selasa, 14/6) KPU RI akan mengadakan acara launching tahapan Pemilu. Henny berharap bahwa seluruh staf dapat hadir mengikuti acara tersebut dari kantor KPU Kota Jakarta Timur. Setelah apel usai, seluruh pegawai KPU Kota Jakarta Timur kembali menjalankan tugasnya masing-masing.